Rabu, 27 Oktober 2010

bumi ku kembali menangis

miris melihat yang terpampang di depan mata
bumi ku INDONESIA kembali menangis
luka yang sama kembali tertoreh
apa daya, tangan tak sampai tuk meraih

cobalah sejenak pejamkan mata
coba selami yang terdalam
dari air mata yang masih terus mengalir
yang ntah kapan akan terhapuskan,
atau hanya akan mengering terbawa angin?

langit bumiku kembali meredup
setetes asa untuk tetap berdiri kokoh
meski harus menahan sakitnya berdiri di atas puing
dan di atas panas yang tak kunjung reda

usap air mata yang masih menetes
langit baru menanti di ufuk timur
hari masih panjang
harapan tak akan pernah pudar

| Free Bussines? |

1 komentar:

Posting Komentar

Feel free to leave your comment here! I'll be very happy to read them! Thank's a lot!